SUMBER BENGKUNG MANGUNAN
Sumber Bengkung Mangunan terletak di Pedukuhan Cempluk. Sesuai namanya, Sumber Bengkung merupakan sebuah tempat dimana kita dapat menemukan sumber air yang keluar dari celah batu di dinding bukit. Air tersebut ditampung dalam bak-bak atau tandon air dari semen kemudian dialirkan ke berbagai tempat untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah sekitar. Salah satu wilayah sasaran pembagian air adalah Pajimatan Imogiri atau Kompleks Raja-raja Mataram. Sumber Bengkung tidak lepas dari cerita legenda atau mitos.
Gambar 2. Pintu Masuk Penampungan Air
Ada beberapa versi cerita legenda atau mitos tentang tempat ini. Di antaranya adalah cerita tentang Asal Mula Terjadi Mata Air dan Hutan Bengkung. Pada masa Kerajaan Mataram, Sultan Agung Hanyokro Kusumo mencari lokasi pemakaman untuk dirinya dan keturunanya yang dinamakan NITIK SITI ARUM, artinya :
NITIK : Mencari
SITI : Tanah
ARUM : Wangi
Jadi, beliau mencari tanah yang berbau harum, menurut mata hati.
Kemudian sampailah ke tempat ini. Sampai di tempat tersebut, Sultan dan Abdinya merasa haus tetapi mereka tidak menemukan air. Sultan pun menancapkan tongkatnya ke dinding tebing batu ini. Setelah dicabut tongkatnya, keluar mata air dari tebing batu tersebut. Sultan beribadah dan berdoa di tempat ini minta petunjuk dimana lokasi siti arum yang dicari-carinya itu. Maka tempat ini dijadikan tempat yang keramat dan sering dijadikan tempat pertapaan / semedi orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu.
Setelah semedi, Sultan Agung mendapatkan petunjuk dan di atasnya ada burung merak bertengger. Beliau yakin bahwa burung merak itu adalah suatu petunjuk. Burung merak itu terbang ke arah barat. Sultan mengikutinya dan menemukan lagi burung merak itu hinggap di bukit sebelah timur Imogiri. Ternyata benar bahwa tanah yang dilempar dari Arab itu ditemukan di tempat burung merak hinggap. Kemudian lokasi itu dinamai gumuk (bukit) merah. Lantas, paman Sultan yang bernama Panembahan Juminah diperintahkan untuk membangun bukit itu dijadikan tempat perkuburan / makam untuk keluarga raja Mataram dan air dari tempat ini dialirkan untuk kebutuhan abdi dalem panjaga makam di Imogiri. Masyarakat meyakini, barang siapa meminum / membasuh muka dengan air ini, wajahnya akan berseri-berseri atau awet muda.
Gambar 4. Penampungan untuk Bersuci
sumber :http://deswitamangunan.blogspot.com/2013/09/sumber-bengkung-mangunan.html
Gambar 2. Pintu Masuk Penampungan Air
Ada beberapa versi cerita legenda atau mitos tentang tempat ini. Di antaranya adalah cerita tentang Asal Mula Terjadi Mata Air dan Hutan Bengkung. Pada masa Kerajaan Mataram, Sultan Agung Hanyokro Kusumo mencari lokasi pemakaman untuk dirinya dan keturunanya yang dinamakan NITIK SITI ARUM, artinya :
Gambar 4. Penampungan untuk Bersuci
sumber :http://deswitamangunan.blogspot.com/2013/09/sumber-bengkung-mangunan.html




Tidak ada komentar:
Posting Komentar