Translate

Minggu, 26 Oktober 2014

"GOA GAJAH MANGUNAN"

GOA GAJAH MANGUNAN

Desa wisata Lemahbang menyuguhkan panorama alam pedesaan yang hijau dimana sebelah timurya terdapat lembah yang sangat curam dan juga pemandangan beberapa goa diantaranya adalah goa gajah, goa vertikal, dan banyak goa kecil lainya sangat ideal untuk tempat rekreasi dan juga berkemah.
Terletak di pedesaan di kawasan pegunungan, desa Lemahbang dapat ditempuh sekitar 45 menit dari kota Jogja dengan kendaraan bermotor.
Hal menarik yang bisa ditemui di Desa wisata Lemahbang

Goa Gajah adalah sebuah goa alami yang namanya diambil dari adanya sebuah gumpalan batu yang berbentuk menyerupai gajah di dalam goa. Goa ini merupakan goa horisontal dengan kedalaman sekitar 200 meter akan tetapi untuk kedalamn yang sesungguhnya belum ada yang tahu dikarenakan adanya tumpukan tanah di sebagian goa sehingga jalan menjadi sempit untuk dilalui, kondisi alam goa ini masih cukup alami dengan stalaktit dan stalakmit di sepanjang goa.


Di ujung goa terdapat sebuah pohon besar dan tinggi menjulang hingga ke luar goa, sehingga menyerupai hutan mini di dalam goa. Keberadaan pohon dan semak-semak di dalam goa ini dikarenakan ambrolnya atap goa sehingga tanah dan tanaman diatasnya masuk ke dalam goa 

Selain goa gajah disekitaran wilayah ini juga terdapat goa-goa kecil lainya, seperti goa vertikal, goa longan, goa menek, goa jamiromo, goa wonolagi, dan goa kembang.
anda juga bisa melepas lelah di sebelah goa ada sebuah gardu pandang dengan panorama alam yang bagus di temani hempasan angin dan udaranya yang sejuk.

LETAK GOA GAJAH
Goa Gajah Dlingo Bantul Yogyakarta tepatnya berlokasi di Dusun Lemahbang, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, sekitar 21 kilometer sebelah tenggara Kota Bantul Yogyakarta. Goa ini dapat diakses dari dua arah, pertama melalui jalur Imogiri-Dlingo. Yang ke dua jalur Pathuk-Dlingo-Mangunan.

Nama goa gajah berasal dari adanya ciri khas gumpalan batu yang berbentuk menyerupai gajah di dalam goa. Goa ini merupakan goa horisontal dengan kedalaman sekitar 200 meter, kondisi alam goa ini masih cukup alami dengan stalaktit dan stalakmit yang indah di sepanjang goa. Di dalam goa masih banyak ditemui kelelawar dan air yang terus menetes sehingga membuat dasar goa ini cukup licin untuk dilalui.



sumber :http://desawisatalemahbang.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar